Burung Maleo (Macrocephalon Maleo) adalah burung khas Indonesia yang hidup di Pulau Sulawesi. Karena populasinya yang semakin menipis, burung ini dikateogrikan terancam punah. Karenanya, maleo merupakan satwa yang dilindungi di Indonesia. Uniknya, maleo adalah burung yang setia pada pasangannya. Maleo betina hanya memiliki satu pasangan jantan selama hidupnya. Mengapa demikian? Buku ini men…
Cenderawasih yang cantik penghias hutan Papua mulai terancam keberadaannya. Burung ini dikenal di Eropa dengan nama bird of paradse, burung dari surga. Kecantikan cenderawasih ternyata mendatangkan bencana untuk mereka. Keserakahan manusia membuat cenderawasih hampir punah di bumi Papua. Pemerintah telah mengeluarkan larangan perburuan cenderawasih. Tetapi ini saja tidak cukup. Masyarakat…
Jalak Bali (Leucopsar rothschildi) adalah burung yang hanya ada di Bali. Jumlahnya sudah semakin sedikit. Burung cantik ini terancam punah! Oleh karena itu, burung ini harus dilestarikan agar tetap ada di Indonesia. Selain sebagai satwa langka yang terancam punah, fauna identitas Provinsi Bali ini adalah burung yang pencemburu. Bagaimana bisa burung ini bisa disebut burung yang pencemburu? …
Gurun merupakan tempat yang sangat kering. Pernahkah kamu membayangkan akan ada makhluk hidup yang bisa tinggal di sana? Eits, ternyata ada beberapa jenis binatang yang mampu hidup di gurun, lengkap dengan alat yang membuat mereka mampu hidup di sana. Mau tahu lebih banyak? Yuk, baca bukunya. Asyik dan seru, lho.
Ankylosaurus, hewan liar yang memilki kulit pelindung ini terlihat seperti tank berjalan. Dia hidup pada Periode Kretaseus, antara 146-65 juta tahun yang lalu dan dia pemakan tumbuhan. Pada ujung ekornya tumbuh seperti gada dari tulang yang berguna untuk melindungi dirinya. Mari kita kembali ke Zona Prasejarah dan mempelajari lebih banyak tentang hewan menakjubkan ini serta apa saja yang ter…
Julukan si Pelari Kencang memang pantas diberikan kepada Velociraptor. Ia dapat berlari dengan kecepatan 50 km/jam. Dengan kemampuannya berlari itu ia dapat dengan mudah mengejar sang mangsa. Hal itu sangat membantunya untuk menjadi hewan karnivora yang cukup ganas. Ia senang berburu Protoceratops dan dinosaurus pemakan tanaman lainnya.
Triceratops adalah hewan purba dengan tiga tanduk di mukanya. Tanduk itu berfungsi sebagai senjata saat bertarung dengan pemangsa atau saat menghadapi para pengganggunya. Ia termasuk hewan herbivora yang gemar makan tumbuhan rendah. Ia lebih senang hidup dalam kelompok, karena dengan cara itulah para dinosaurus pemakan daging akan berpikir seribu kali untuk menyerang.
Bentuk badan Stegosaurus penuh dengan lempeng. Sementara ekornya yang bertanduk dapat menjadi senjata saat ada serangan musuh. PUkulan yang keras dari ekornya itu dapat melukai sang lawan, terutama saat menyerang sekawanan Allosaurus yang agresif. Karenanya, ia akan lebih aman jika tetap berada dalam kelompoknya.
Hewan ini memiliki bentuk tulang kepala unik seperti kubah. Ulahnya pun cukup menggelikan, seperti saling menumbukkan kepalanya ke kawannya sendiri. Tindakan tersebut biasanya dilakukan saat mereka berebut betina. Tapi anehnya, kepala mereka sedikit pun tak ada benjol atau pun merasa sakit. Hal ini karena ketebalan kubah di kepalanya bisa mencapai 25 CM.
Kemiripan fosil gigi hewan ini dengan iguana membuat seorang ilmuwan menyebutnya "Iguanadon" atau gigi iguana. Hewan ini sangat menyukai daun palem dan daun pakis. Ia akan melumat daun-daun dengan giginya hingga halus. Ia lebih senang hidup berkelompok. Karena ancaman dari hewan karnivora ganas bisa datang kapan saja.