Saat belajar terbang, Tera Pteranodon ketakutan. Padahal, semua saudaranya berani mencoba bahkan sudah ada yang mahir. Ibu Tera pun terus menyemangati. Akan tetapi, Tera tetap saja ragu. Hingga suatu saat, Tera memberanikan diri melompat. Berhasilkah Tera terbang?
Popi Pulpen dan teman-teman asyik berselancar di atas kertas. Cicil Pensil meluncur meninggalkan jejak garis hitam. Beberapa spidol menari-nari meninggalkan jejak berwarna-warni. Namun, Popi tidak meninggalkan jejak sama sekali. Ternyata tintanya habis! Bagaimana ini? Apakah Popi harus diganti dengan pulpen lain? Dapatkah Popi diperbaiki lagi?
Siang itu, ada alat tulis baru di kamar Andi. Namanya Toti, si pulpen koreksi. Popi Pulpen dan teman-temannya bertanya-tanya tentang kegunaan Toti. Saat asyik bermain, Popi tanpa sengaja membuat banyak coretan di buku tulis Andi. Popi jadi ketakutan karena tintanya sulit dihapus. Toti pun segera beraksi. Ia dapat memperbaiki buku Andi yang penuh coretan. Bagaimana caranya, ya?
Oh, tidak! Salah satu teman Andi ada yang usil. Ia melempar-lempar alat-alat tulis. Cicil Pensil, Popi Pulpen, dan alat-alat tulis lain jadi ketakutan. Dosi Dosgrip segera menyuruh Cicil dan teman-teman untuk masuk ke dalam dosgrip. Namun, teman Andi semakin mendekati mereka. Dapatkah Dosi melindungi Cicil dan teman-teman?
Cicil Pensil dan teman-temannya sedang asyik bermain di sore hari. Namun, tiba-tiba hari menjadi gelap. Ternyata ada gerhana matahari. Cicil dan teman-teman segera bersembunyi. Mereka mengira ada raksasa yang sedang menelan matahari. Untung ada Bubu Si Buku Tulis. Bubu menjelaskan kepada teman-temannya bahwa gerhana merupakan peristiwa alam. Lalu, bagaimana proses terjadinya gerhana itu? Yuk…