Toro bertemu Ajeng, tetangga barunya di desa. Keluarga Ajeng memiliki seperangkat gamelan jawa. Toro tertarik dengan salah satu gamelan yang disebut gong. Seperti apa suara yang dihasilkan oleh gong raksasa itu?
I Belog perlu membeli sepuluh butir telur, dua ekor ayam, dan satu karung beras untuk pesta desa. Dalam perjalanan pulang, karung berasnya robek, lima telur jatuh ke tanah, dan dua ayamnya lepas. I Belog punya masalah besar yang harus diselesaikan!
Sekelompok telur katak menetas di sebuah kolam. Seekor berudu dan saudara-saudaranya keluar dari telur dan berenang dengan bantuan ekor mereka. Mereka makan dan bermain-main di dalam kolam. Lama-kelamaan ekor mereka menghilang. Apa yang terjadi pada berudu-berudu itu?
Hari sangat panas dan kolam lumpur adalah tempat terbaik untuk mendinginkan tubuh. Tetapi, tidak menurut Sero. Sampai satu serangga mulai mengganggunya. Lalu, lebih banyak lagi serangga yang datang! Oh, tidak! Apa yang harus Sero lakukan sekarang?
Para kodok kehilangan batu yang menjadi pangung mereka bermain musik, menari, dan bernyanyi. Batu itu diambil orang. Bukan itu saja, anak-anak pun kehilangan batu-batu tempat mereka bermain dan berlompatan. Semua batu di sungai tampaknya akan habis diangkut ke kota. Tepian sungai pernah longsor akibat penambangan batu. Apa yang harus mereka lakukan?
Lontong Cap Go Meh itu makanan Lebaran atau Imlek, sih? Lili dan Nisa bingung sekali!
Tole ingin membawa anak sapi pulang. Akan tetapi, anak sapi asyik makan di padang rumput dan menolak untuk pulang. Tole mencoba menarik anak sapi karena hari sudah mulai malam. Anak sapi tetap tidak bergerak. Bagaimana cara Tole membawa si anak sapi pulang?
Akulah si penjaga sawah. Aku senang melihat petani bekerja. Aku juga senang melhat padi-padi tumbuh. Hei, ada hewan pengganggu! Maukah kamu membantu mengusir mereka?
Wiwit merasa sakit. Ada seekor owa pengganggu yang menempel di pinggangnya. Saat Wiwit memetik sayuran, owa itu menjerit kesakitan. Bahkan saat piknik bersama teman-teman, owa mengacaukannya. Bagaimana Wiwit mengatasi si owa yang menempel di pinggangnya?
Berta bangga dengan nokennya - tas anyaman pertama yang dibuatnya! Ia suka membawa sesuatu yang baru dalam nokennya untuk mengejutkan teman-temannya di sekolah. Suatu hari ia membawa sesuatu yang bergerak. Hari lain, sesuatu yang lezat. Hari lainnya lagi, sesuatu yang indah. Namun suatu hari Berta tiba di sekolah dengan perasaan sedih: nokennya kosong! Ia tidak punya kejutan. Bagaimana teman-te…