Pada hari yang cerah, Mbumbu si bambu kecil menangis tersedu-sedu di sudut hutan. Sang ayah yang melihat anaknya menangis, lantas menghampirinya dan menenangkan tangisan anaknya. Ternyata Mbumbu menangis karena diejek oleh Jat-Jat s pohon jati. Jat-jat mengejek Mbumbu bahwa bambu tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan jati yang lebih besar dan kuat. Benarkah demikian? Apakah benar bam…
Dalam petualangan Popo Rara, kalian akan belajar untuk saling menolong. Popo dan Rara akan mengajak kalian ke sebuah petualangan yang seru dan penuh rintangan saat mencari daun waras. Kita juga akan belajar untuk tidak mudah putus asa dalam membantu teman walau sulit. Selain itu, akan banyak aktivitas unik yang dapat kalian lakukan di dalam buku. Penasaran, kan? Popo, anak laki-laki dari seb…
Hachi memang semut yang suka menuruti kehendaknya sendiri dan keras kepala. Ketika Bron, si Kura-kura bersusah payah membangun sebuah balon udara, Hachi malah usil menerbangkannya hingga membawanya ke tempat antah-berantah. Dengan balon udara ini, Hachi menemui beberapa peristiwa yang unik dan menyadarkan sifatnya yang sering membuat orang lain kecewa. Bagaimana Hachi nanti kembali ke koloni…
Hachi memang semut yang suka menuruti kehendaknya sendiri dan keras kepala. Suatu hari ia memanjat dinding bus piknik karena kekagumannya pada benda yang sangat besar ini. Tanpa ia sadari, bus tiba-tiba berjalan mengarah ke kota. Ketika sampai di kota, Hachi mulai berpikir bahwa hidup di kota itu enak, banyak makanan. Tak disangka di kota penuh persaingan . Ia mulai berpikir tentang koloninya. …
Hachi memang semut yang suka menuruti kehendaknya sendiri dan keras kepala. Ketika semut-semut dewasa lain sudah mulai hidup mandiri, Hachi malah memilih untuk tetap bersama orang tuanya. Saat semut dewasa lain mulai rajin mengolah ladangnya, ia juga malah lebih asyik main ke hutan hingga sebuah bendungan tua tiba-tiba ambrol hingga menghanyutkannya jauh dari koloninya. Bagaimana Hachi nanti…
Hachi kini sudah hidup mandiri. Ia memiliki rumah sendiri di koloni semut. Ladang yang digarapnya begitu berhasil apalagi ladang kolnya begitu gemuk-gemuk. Hachi sudah tak sabar untuk memanennya. Hachi merasa bangga saat memandangi ladangnya ini. Namun, suatu ketika ada yang merusak ladangnya. Hachi begitu kesal dan penasaran dengan kejadian ini. Siapakah pelakunya? Yuk, ikuti kisah Hachi me…
Hachi begitu resah ketika melihat ladangnya akan mengalami gagal panen di musim kemarau. Apalagi sungai yang selama ini mengalir, tiba-tiba kering. Hachi merasakan ada yang tak biasa dengan keringnya air sungai ini. Ia pun akhirnya menyelidikinya. Rupanya, ada kelompok hewan yang membendung air sungai. Bagaimana Hachi nanti menyelamatkan koloni semutnya dari ancaman kekeringan musim kemarau,…